ilustrasi: dread.jpg Seseorang pernah percaya bahwa hidup dapat disusun seperti sebuah bangunan argumentasi: Premis yang jelas, langkah yang runtut dan kesimpulan yang masuk akal. Bahwa pendidikan adalah jalan, kerja adalah kelanjutan dan stabilitas adalah tujuan yang pada akhirnya akan tercapai jika semua dijalankan dengan benar. Namun keyakinan semacam itu hanya bertahan sejauh hidup tidak menginterupsi retakanya sendiri. Pada titik tertentu, hidup tidak lagi bergerak sebagai satuan ukuran yang dapat dipahami, melainkan sebagai rangkaian keputusan yang diambil dalam kondisi yang tidak pernah sepenuhnya ideal. Di sana, rasionalitas kehilangan otoritasnya dan yang tersisa hanyalah pilihan pilihan yang tidak selalu dapat dibenarkan, tetapi tetap harus dijalani. Di antara reruntuhan itulah, seseorang mulai menyadari bahwa yang disebut sebagai “ja...
"Tidakkah yang paling berat itu adalah ini: merendahkan diri untuk membunuh keangkuhan? Mempertontonkan ketololan untuk mencemooh kebijaksanaan kita sendiri?" - Nietzsche